Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Apa Itu Universal Testing Machine? Fungsi, Komponen, dan Cara Kerjanya

Editor: Rosyid

Universal Testing Machine (UTM) adalah alat pengujian material yang dirancang untuk mengukur kekuatan dan karakteristik mekanis suatu bahan. Alat ini umum digunakan di laboratorium teknik, industri manufaktur, konstruksi, hingga fasilitas penelitian untuk memastikan bahwa material memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditentukan. Disebut universal karena satu alat dapat melakukan berbagai jenis pengujian, terutama tensile test, compression test, dan bending test.

Fungsi Universal Testing Machine
UTM memiliki beberapa fungsi utama yang menjadikannya perangkat kunci dalam proses kontrol kualitas material:
Tensile Test (Uji Tarik)
Digunakan untuk mengetahui seberapa besar kekuatan material ketika ditarik hingga putus. Dari pengujian ini, diperoleh data seperti yield strength, ultimate tensile strength, elongation, dan modulus elastisitas.
Compression Test (Uji Tekan)
Berguna untuk mengukur kekuatan material ketika diberi gaya tekan. Umumnya digunakan pada material yang bekerja dalam kondisi tekan seperti beton, karet, busa, dan komponen mekanis tertentu.
Bending Test (Uji Lentur)
Menguji kemampuan material menahan gaya yang diberikan secara melintang. Pengujian ini penting untuk material seperti baja struktur, kayu, ataupun komposit.
Shear Test, Peel Test, dan Pengujian Khusus Lainnya

Dengan fixture tambahan, UTM juga dapat menguji kekuatan geser, kekuatan sambungan lem, kekuatan perekat, dan banyak pengujian lainnya sesuai kebutuhan industri.

Komponen Utama Universal Testing Machine
Agar dapat melakukan pengujian dengan akurat, UTM terdiri dari beberapa komponen penting:
Load Frame / Body Machine
Struktur utama mesin yang menjadi tempat semua komponen bekerja. Biasanya berbentuk single column atau dual column tergantung kapasitas dan kebutuhan.
Load Cell
Komponen yang berfungsi mengukur gaya yang diterapkan pada material. Load cell ini harus sangat sensitif dan memiliki akurasi tinggi karena menjadi sumber data pengujian.
Crosshead
Bagian yang bergerak naik turun untuk memberi gaya pada material. Pada pengujian tarik, crosshead bergerak menjauh, sedangkan pada uji tekan, crosshead bergerak mendekat.
Grips / Fixtures
Perlengkapan yang digunakan untuk menjepit benda uji. Jenis grip berbeda-beda tergantung bentuk dan jenis material: wedge grip untuk uji tarik, compression platen untuk uji tekan, dan bending fixture untuk uji lentur.
Controller & Software
Menjadi pusat kendali mesin. Software ini berfungsi mengatur kecepatan, pencatatan data, serta menampilkan grafik stress-strain. Software modern dapat menghasilkan laporan otomatis sesuai standar ASTM, ISO, dan JIS.

Cara Kerja Universal Testing Machine
Cara kerja UTM cukup sederhana namun membutuhkan presisi tinggi. Pertama, material dipasang pada grip atau fixture yang sesuai. Setelah itu, operator mengatur parameter pengujian melalui software, seperti kecepatan pengujian, batas beban, dan standar yang digunakan. Ketika mesin mulai bekerja, crosshead bergerak sesuai pengaturan dan memberikan gaya pada benda uji. Load cell akan membaca besarnya gaya dan displacement yang terjadi. Data tersebut kemudian diterjemahkan menjadi grafik dan nilai mekanis material.

Pada akhir pengujian, software menyajikan laporan lengkap berisi hasil seperti kekuatan maksimum, deformasi, modulus elastisitas, hingga titik patah material. Semua hasil ini menjadi dasar dalam menilai apakah material memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan