Silakan hubungi petugas kami via WhatsApp untuk konsultasi produk.
Chat Now
Terima Kasih!
Terima Kasih atas feedback anda yang sangat berguna bagi kemajuan perusahaan kami.
Jika ada pelayanan yang kurang baik dari kami, anda bisa mengirimkan complain ke complain@indotara.co.id!
INDOTARA.CO.ID - Seperti yang kita ketahui listrik yang tidak stabil dapat merusak alat-alat elektronik dirumah Anda. Terlebih listrik yang tidak stabil terjadi diarea pabrik, dimana ada alat-alat produksi pabrik yang terkadang tidak mau berfungsi apabila voltase PLN tidak stabil. Tentu saja hal ini dapat menghambat proses produksi pada suatu pabrik. Untuk mengatasi ketidak stabilan listrik pada suatu lokasi kita dapat menggunakan stabilizer, Dimana stabilizer mampu menstabilkan tegangan yang keluar dari PLN. Baik itu over voltage ataupun under voltage.
Namun pada prakteknya ada hal-hal yang harus diperhatikan sebelum membeli stabilizer agar sesuai dengan kebutuhan kita. Terlebih apabila stabilizer yang akan dibeli untuk skala industri, dimana kita harus melihat under dan over voltage dilokasi dan kita juga harus memperhatikan beban yang akan dipakaikan stabilizer. Agar tidak ada terjadinya overload pada stabilizer.
Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam memebeli stabilizer ada sebagai berikut:
Ketahui terlebih dahulu jaringan listrik yang ada
Kita harus mengetahui terlebih dahulu jaringan listrik yang terpasang 1 phase atau 3 phase. Atau apabila stabilizer yang akan dibeli untuk memback up alat tertentu kita pastikan terlebih dahulu atal tersebut 220V atau 380V. Agar sesudahnya kita bisa menentukan stabilizer yang kita pilih butuhnya 1 phase atau 3 phase.
Cek tegangan/voltage
Pada listrik suatu gedung sebelumnya kita dapat mengecek voltasenya telebih dahulu, bisa menggunkan tang Amper atau avometer biasa, agar untuk lebih mengetahui under atau over voltage pada gedung tersebut sesudahnya akan lebih mempermudah kita untuk menetukan stabilizer mana yang cocok. Dimana pada spesifikasi stabilizer tertentu memiliki range voltage dalam menstabilkan voltase. Hal ini perlu diperhatikan sekali apabila pada area-area yang voltage dropnya rendah sekali , atau stabilizer untuk alat produksi yang sensitive terhadap under atau over voltage.
Hitung daya terpasang
Hitung daya terpasang pada alat/gedung yang akan dipasangkan stabilizer untuk menghindari over beban, dimana kapasitas stabilizer harus lebih besar dari daya listrik terpasang. Hal ini untuk menghindari lonjakan beban.
Setelah kita memperhatikan ketiga hal penting tersebut, lanjut bisa cek pada spesifikasi stabilizer yang akan kita beli. Misal listrik suatu gedung pada pada range 270 Volt standar untuk 3 phase 380 Volt, untuk menaikan ke standart volt 380 maka kita harus cari stabilizer yang bisa daya angkatnya sekitar 30 persen dari under atau over voltagenya agar voltage tadi bisa diangka standartnya.
Nah, apabila anda ragu dalam menentukan stabilizer yang cocok untuk gedung atau pabrik anda, Anda bisa menghubungi PT. Indotara persada.
PT. Indotara persada adalah Distributor tunggal produk Stabilizer Arakawa. Dimana Stabilizer yang dijual oleh PT. Indotara persada memiliki beragam jenis stabilizer sesuai dengan kebutuhan pabrik/gedung anda. Yang low budget mulai dari yang masih menggunkan carbon brush sampai sudah tidak menggunkan carbon brush Indotara punya. Untuk after sales dan layanan purna jual langsung PT. Indotara yang menangani.
Jadi saat ada trouble di unit anda tidak bingung lagi mau cari kemana. Jadi, tunggu apalagi segera konsultasikan kebutuhan anda, dan dapatkan produk Arakawa original dan resmi hanya di PT. Indotara persada.
OUR OFFICES
Our Marketing Office and After Sales Service Center
12 Offices & Showrooms Across Indonesia & Singapore
Head Office
HEAD OFFICE
50/F, Menara BCA Grand Indonesia Jl. M.H. Thamrin No.1 Jakarta Pusat 10310
Kritik dan saran dari Anda sangat berharga bagi kami. Silakan kirimkan kritik, saran, atau keluhan Anda melalui email ini. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik.