Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Pasang Solar Panel On Grid

Editor: Rosyid

Ketertarikan masyarakat terhadap energi surya semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak rumah dan bangunan kini mulai melirik solar panel on grid sebagai solusi untuk menekan biaya listrik dan ikut berkontribusi menjaga lingkungan. Namun sebelum terburu-buru memasang, ada baiknya memahami dulu beberapa hal penting agar investasi ini benar-benar menguntungkan.

1. Apa Itu Sistem On Grid?
Sistem on grid adalah sistem tenaga surya yang terhubung langsung ke jaringan listrik PLN. Artinya, listrik dari panel surya digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah di siang hari, dan jika ada kelebihan, energi itu otomatis disalurkan ke jaringan PLN. Sebaliknya, saat malam atau cuaca mendung, listrik dari PLN akan kembali digunakan. Dengan konsep ini, rumah Anda bisa menjadi “produsen listrik kecil” di siang hari.

2. Tidak Memerlukan Baterai
Banyak orang mengira setiap sistem solar panel wajib menggunakan baterai. Pada sistem on grid, hal ini tidak diperlukan. Tanpa baterai, biaya instalasi lebih murah dan perawatan juga lebih mudah. Namun, konsekuensinya adalah sistem akan otomatis berhenti bekerja saat listrik PLN padam, demi alasan keselamatan teknisi di jaringan.

3. Efek Langsung ke Tagihan Listrik
Manfaat paling terasa tentu saja penghematan biaya listrik bulanan. Energi dari matahari menggantikan sebagian konsumsi dari PLN, sehingga kWh yang dicatat meteran berkurang. Bila rumah Anda terdaftar dalam program net metering, kelebihan daya yang dikirim ke PLN bisa dikompensasikan, sehingga tagihan bisa turun lebih jauh lagi.

4. Kelayakan Atap dan Arah Pemasangan
Sebelum memasang, pastikan struktur atap kuat dan aman menahan beban panel. Idealnya, atap menghadap ke utara atau selatan dengan kemiringan sekitar 10–15 derajat agar penyerapan cahaya maksimal. Atap datar atau beton juga sangat cocok untuk sistem ini, karena arah panel bisa diatur sesuai kebutuhan.

5. Estimasi Biaya dan Waktu Balik Modal
Biaya instalasi solar panel on grid umumnya dihitung per kilowatt-peak (kWp). Untuk rumah tangga, sistem berkapasitas 2–3 kWp sudah cukup, dengan waktu balik modal rata-rata 5 hingga 7 tahun, tergantung tarif listrik dan pola pemakaian. Setelah itu, listrik dari matahari bisa dianggap “gratis”.

6. Pemantauan Lewat Aplikasi
Hampir semua inverter modern dilengkapi fitur monitoring online. Anda bisa melihat berapa listrik yang dihasilkan panel setiap hari langsung dari ponsel. Fitur ini membantu pemilik mengetahui performa sistem dan mendeteksi gangguan lebih cepat.

7. Proses Izin dengan PLN
Untuk sistem on grid, izin dari PLN wajib diurus agar integrasi ke jaringan resmi dan aman. Proses ini meliputi pendaftaran, inspeksi, serta pemasangan meteran ekspor-impor yang akan menghitung listrik yang dikirim maupun diterima dari jaringan.

Kesimpulan
Solar panel on grid adalah langkah cerdas menuju penggunaan energi bersih dan efisien. Dengan memahami cara kerja, biaya, hingga regulasinya, Anda bisa memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan menjadi investasi jangka panjang. Di tengah naiknya tarif listrik dan meningkatnya kesadaran lingkungan, kini saat yang tepat untuk mulai memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber daya masa depan.