Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Instalasi Stabilizer Voltage untuk Gedung Pemerintah

Editor: Rio. A

Instalasi Voltage Stabilizer untuk Gedung Pemerintah

Dalam era digital dan otomatisasi seperti saat ini, kestabilan arus listrik menjadi salah satu kebutuhan utama di berbagai sektor, termasuk di gedung-gedung pemerintahan. Tegangan listrik yang tidak stabil dapat menyebabkan kerusakan pada perangkat elektronik, sistem keamanan Gedung, hingga server yang menyimpan data penting pemerintahan. Oleh karena itu, pemasangan stabilizer voltage menjadi hal yang sangat krusial dan harus mengikuti aturan teknis yang tepat.

Pentingnya Stabilizer untuk Gedung Pemerintah

Gedung pemerintahan, baik pusat maupun daerah, umumnya dilengkapi dengan perangkat elektronik vital seperti komputer server, sistem komunikasi, CCTV, alat kontrol gedung (building automation system), dan pendingin ruangan (HVAC). Semua perangkat ini sangat rentan terhadap gangguan tegangan. Ketika tegangan listrik naik atau turun secara tiba-tiba, risiko kerusakan bisa sangat besar, mengakibatkan terganggunya pelayanan publik dan hilangnya data penting.

Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan stabilizer voltage atau automatic voltage regulator (AVR) yang mampu menjaga tegangan listrik tetap stabil di level yang ideal (biasanya 220V untuk sistem 1-phase dan 380V untuk sistem 3-phase).

Aturan Umum Instalasi Stabilizer

Instalasi stabilizer voltage untuk gedung pemerintah harus memperhatikan beberapa aturan berikut:

  1. Kapasitas Sesuai Beban
    Biasanya disarankan untuk memilih stabilizer dengan kapasitas 20–30% lebih tinggi dari total daya alat yang dilindungi.
  2. Jenis Fasa yang Sesuai
    Gunakan stabilizer 1-phase untuk beban kecil (seperti kantor kelurahan atau posko), dan 3-phase untuk gedung besar seperti kantor bupati, kantor kementerian, atau fasilitas IT center.
  3. Proteksi dan Fitur Tambahan
    Pastikan stabilizer dilengkapi fitur proteksi seperti overload protection, short circuit protection, serta surge protection untuk mencegah kerusakan akibat petir atau lonjakan daya mendadak.
  4. Instalasi oleh Teknisi Bersertifikat
    Pemerintah harus menggunakan jasa teknisi bersertifikat atau vendor resmi untuk instalasi guna memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan mutu kelistrikan nasional (SPLN).
  5. Penempatan yang Aman dan Ventilasi Cukup
    Stabilizer sebaiknya dipasang di ruangan khusus dengan ventilasi baik agar tidak overheat. Hindari tempat yang lembab atau rawan banjir.

Rekomendasi Stabilizer: Arakawa dari PT Indotara Persada

Untuk kebutuhan stabilizer voltage di gedung-gedung pemerintah, Arakawa dari PT Indotara Persada adalah salah satu merek yang sangat direkomendasikan. Karena keunggulan dan kehandalannya  antara lain:

  • Rentang tegangan input luas (hingga ±30%)
  • Respon cepat terhadap fluktuasi tegangan
  • Desain kokoh dan industrial grade
  • Garansi yang Panjang dan layanan purna jual  professional berkelanjutan

PT Indotara Persada juga memiliki pengalaman panjang dalam penyediaan sistem kelistrikan untuk instansi pemerintah dan BUMN, dengan dukungan teknis nasional.

Penutup

Menginstal stabilizer voltage di gedung pemerintah bukan hanya soal perlindungan perangkat, tetapi juga menyangkut kontinuitas pelayanan publik dan keamanan data negara. Oleh karena itu, penggunaan produk berkualitas seperti Arakawa dari PT Indotara Persada dan penerapan instalasi sesuai aturan teknis adalah investasi penting yang tidak boleh diabaikan.