Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Jenis Jenis Solar, dan Solar mana yang paling efisien untuk Genset

Editor: Ipin

Jenis-Jenis Solar dan Mana yang Paling Efisien untuk Genset 
 
Mesin genset yang menggunakan diesel sangat tergantung pada kualitas bahan bakarnya. Jenis solar yang dipilih mempengaruhi seberapa baik pembakaran berlangsung, keandalan putaran mesin, emisi gas buang, serta umur bagian-bagian dalamnya. Oleh karena itu, memilih jenis solar adalah hal penting yang tidak boleh diabaikan, terutama untuk genset yang digunakan dalam waktu lama. 

Di Indonesia, ada beberapa jenis solar yang sering dipakai, seperti Biosolar B35, High Speed Diesel (HSD), Dexlite, dan Pertamina Dex. Masing-masing memiliki karakteristik dan dampak yang berbeda terhadap kinerja genset. 

Solar Subsidi (Biosolar B35) 

Biosolar B35 adalah solar bersubsidi yang mengandung biodiesel (FAME) hingga 35 persen. Cetane number-nya berada pada angka sekitar 48, yang masih cocok untuk mesin diesel konvensional. 

Dari segi teknis, FAME bersifat higroskopis, artinya dapat menyerap air dengan mudah. Ini meningkatkan kemungkinan terjadinya sludge, jamur, dan endapan di dalam tangki bahan bakar. Selain itu, sisa pembakaran yang dihasilkan juga lebih banyak dan lengket. 

Dampak penggunaan Biosolar pada genset meliputi filter solar yang cepat tersumbat, injektor yang lebih mudah kotor, dan ruang bakar yang cepat berkerak. Jika genset digunakan dalam waktu lama tanpa perawatan yang memadai, tenaga mesin bisa berkurang. Biosolar lebih cocok untuk genset cadangan yang beroperasi dalam waktu singkat. 

High Speed Diesel (HSD) 

High Speed Diesel, atau HSD, adalah solar yang sering digunakan untuk mesin diesel berkecepatan tinggi, termasuk genset industri, alat berat, serta mesin produksi. Nilai cetane number HSD berkisar antara 48 hingga 50, tergantung pada standar dari penyedia bahan bakar. 

Secara teknis, HSD memiliki kandungan biodiesel yang lebih sedikit dibandingkan Biosolar. Kualitas HSD umumnya lebih stabil karena biasanya dipasok untuk industri. Proses pembakaran berlangsung lebih konsisten dan risiko terkontaminasi air lebih rendah. 

Dampak penggunaan HSD pada genset relatif baik. Mesin bekerja lebih stabil, suara operasional lebih halus dibanding Biosolar, dan waktu penggantian filter sedikit lebih lama. Namun, tetap ada pembentukan endapan karbon sehingga injektor dan ruang bakar tetap perlu dibersihkan secara berkala. HSD cocok untuk genset yang digunakan dalam waktu menengah hingga tinggi. 

Dexlite
 
Dexlite adalah solar non-subsidi dengan kualitas yang lebih baik dibanding Biosolar dan sebagian HSD. Nilai cetane number ada di sekitar 51, sehingga proses pembakaran lebih cepat dan efisien. Kandungan sulfur dalam Dexlite juga lebih rendah. 

Penggunaan Dexlite pada genset memberi respon mesin yang lebih baik dan putaran yang lebih stabil. Getaran mesin berkurang dan suara saat beroperasi lebih tenang. Selain itu, pembentukan deposit karbon menjadi lebih sedikit. 

Dampak menggunakan Dexlite pada genset termasuk umur filter yang lebih lama, injektor yang lebih bersih, serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Dexlite sangat ideal untuk genset di perkantoran, gedung komersial, hotel, dan usaha yang beroperasi secara rutin. 

Pertamina Dex
 
Pertamina Dex adalah solar dengan kualitas terbaik yang tersedia di Indonesia. Cetane number-nya sekitar 53, dengan kandungan sulfur yang sangat rendah. Solar ini dirancang untuk mesin diesel modern dan presisi tinggi. 

Dari segi teknis, Pertamina Dex menghasilkan pembakaran yang paling sempurna. Suhu ruang bakar stabil, tekanan silinder optimal, dan sisa pembakaran sangat minimal. Hal ini berdampak positif pada keawetan komponen mesin. 

Dampak dari penggunaan Pertamina Dex pada generator set sangat luar biasa. Injektor hampir tidak mengalami penumpukan deposit, jarak servis menjadi lebih panjang, dan kemungkinan kerusakan mesin berkurang secara signifikan. Selain itu, bahan bakar ini cenderung lebih hemat. Solar ini sangat disarankan untuk generator set di rumah sakit, pusat data, dan sektor industri yang beroperasi selama 24 jam.
 
Solar mana yang paling efisien untuk Generator Set? 

Memilih solar yang terbaik harus sesuai dengan kebutuhan operasional yang ada. Biosolar cukup memadai untuk generator set darurat. HSD sangat cocok untuk keperluan industri biasa. Dexlite memberikan keseimbangan antara kinerja dan harga. Di sisi lain, Pertamina Dex adalah pilihan terbaik untuk keandalan jangka panjang serta perlindungan mesin yang maksimal. 

Kesimpulan 

Setiap jenis solar memiliki karakteristik teknis yang berbeda serta memberikan dampak yang berbeda pada generator set. Pemilihan solar yang tepat akan membantu meningkatkan efisiensi pembakaran, menjaga performa mesin, dan memperpanjang umur generator set. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan jam operasi, beban kerja, dan total nilai investasi generator set ketika memilih bahan bakar.