
Dalam sistem overhead crane maupun hoist crane, rel crane memiliki peran sangat penting untuk menjaga pergerakan trolley tetap stabil dan aman. Namun di lapangan, masih banyak kasus dimana trolley mengalami gesekan berlebihan hingga “makan body” atau bergesekan langsung dengan struktur crane.
Masalah ini sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan wheel trolley, motor penggerak, gearbox, hingga memperpendek umur hoist crane secara keseluruhan.
Lalu, apa saja penyebab trolley crane bisa makan body?Apa Itu Trolley “Makan Body”?Istilah “makan body” biasanya digunakan ketika trolley crane tidak berjalan center pada rel dan mulai bergesekan dengan sisi body beam atau struktur crane.
Gejalanya:
· Trolley berjalan miring
· Suara gesekan saat bergerak
· Wheel cepat aus
· Gerakan terasa berat
· Motor trolley cepat panas
· Muncul getaran berlebih
Jika terus digunakan, kerusakan dapat semakin parah dan mempengaruhi keamanan operasional.
Penyebab Trolley Crane Makan Body1. Rel Crane Tidak SejajarSalah satu penyebab paling umum adalah alignment rel crane yang tidak presisi.
Ketika jarak antar rel berbeda:
· Wheel trolley tidak berjalan lurus
· Trolley tertarik ke salah satu sisi
· Body trolley mulai bergesekan dengan beam
Kesalahan alignment sering terjadi akibat:
· Instalasi kurang presisi
· Struktur bangunan berubah
· Beam mengalami penurunan
· Pengukuran awal kurang akurat
Semakin panjang runway crane, semakin besar pengaruh ketidaksejajaran rel terhadap pergerakan trolley.
2. Span Beam Tidak SesuaiSpan atau jarak antar beam yang tidak sesuai dengan spesifikasi trolley juga dapat menyebabkan posisi wheel menjadi tidak center.
Akibatnya:
· Wheel menerima tekanan tidak merata
· Trolley bergerak tidak stabil
· Gesekan body semakin besar
Masalah ini biasanya muncul saat modifikasi struktur tanpa memperhatikan ukuran trolley dan wheel assembly.
3. Joint Rel Tidak RataPada sambungan rel crane, permukaan yang tidak rata dapat menimbulkan hentakan saat trolley berjalan.
Dampaknya:
· Wheel cepat aus
· Alignment berubah
· Trolley mulai bergeser
· Getaran meningkat
Jika kondisi ini terus terjadi, lama-kelamaan trolley dapat mengalami kemiringan dan bergesekan dengan body crane.
4. Wheel Trolley Aus Tidak MerataWheel trolley yang aus sebelah juga menjadi penyebab trolley tidak center pada rel.
Biasanya terjadi karena:
· Beban tidak seimbang
· Alignment rel buruk
· Pelumasan kurang
· Operasional overload
Ketika diameter wheel sudah berbeda, trolley akan cenderung tertarik ke salah satu sisi.
5. Struktur Beam Mengalami DefleksiBeam crane yang mengalami lendutan berlebih dapat mempengaruhi jalur pergerakan trolley.
Akibatnya:
· Posisi rel berubah
· Beban wheel tidak seimbang
· Trolley bergerak tidak stabil
Defleksi biasanya terjadi karena:
· Struktur under spec
· Penggunaan overload
· Umur struktur
· Perencanaan awal kurang tepat
6. Instalasi Trolley Tidak PresisiKesalahan pemasangan trolley juga sering menjadi sumber masalah.
Contohnya:
· Posisi wheel tidak center
· Clearance terlalu sempit
· Pengencangan wheel assembly tidak merata
Hal ini membuat trolley lebih mudah bergesekan dengan body saat beroperasi.
Dampak Jika Trolley Makan Body DibiarkanBanyak perusahaan tetap mengoperasikan crane meskipun trolley sudah mulai makan body. Padahal kondisi ini dapat menyebabkan:
· Wheel pecah atau aus lebih cepat
· Motor trolley overload
· Gearbox rusak
· Struktur beam terkikis
· Getaran meningkat
· Risiko unit macet saat operasional
Selain biaya perbaikan yang lebih besar, kondisi ini juga dapat mengganggu produktivitas dan keselamatan kerja.
Cara Mencegah Trolley Crane Makan BodyAgar sistem crane tetap aman dan awet, beberapa langkah berikut sangat penting dilakukan:
- Lakukan Alignment Rel Secara BerkalaPemeriksaan alignment membantu memastikan trolley tetap berjalan center.
- Periksa Kondisi WheelPastikan diameter wheel masih merata dan tidak mengalami keausan berlebihan.
- Cek Sambungan RelPastikan joint rel rata dan tidak menimbulkan hentakan saat trolley berjalan.
- Hindari OverloadPenggunaan melebihi kapasitas dapat mempercepat perubahan struktur dan kerusakan wheel.
- Gunakan Tim Instalasi BerpengalamanInstalasi crane membutuhkan pengukuran presisi agar sistem berjalan optimal dalam jangka panjang.
KesimpulanTrolley crane yang makan body umumnya disebabkan oleh kesalahan instalasi rel, alignment yang tidak presisi, wheel aus, hingga perubahan struktur beam. Masalah ini tidak boleh dianggap sepele karena dapat menyebabkan kerusakan mechanical lebih besar dan meningkatkan risiko downtime operasional. Dengan instalasi yang tepat serta maintenance berkala, sistem crane dapat bekerja lebih stabil, aman, dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Segera Konsultasikan Kebutuhan Anda Sekarang kami siap membantu mulai dari survey lokasi, perencanaan desain, produksi, instalasi, hingga after sales service.Hubungi tim kami untuk mendapatkan penawaran terbaik dan solusi yang tepat sesuai kebutuhan proyek Anda.