Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Perbedaan antara Drilling & Milling

Editor: Ipin

Apa itu Drilling pada dunia industry ?

Drilling (Pengeboran) adalah proses membuat lubang bulat pada benda kerja menggunakan mata bor (drill bit) yang berputar, fokus utamanya adalah membuat lubang yang presisi. Sementara itu, Milling (Penggilingan) adalah proses pemesinan yang lebih fleksibel untuk membentuk permukaan datar, alur (slot), atau geometri kompleks menggunakan pisau frais (milling cutter) yang berputar untuk menghilangkan material, dan bahkan bisa melakukan fungsi seperti drilling.

Menurut para ahli, Drilling (pengeboran) adalah proses membuat lubang silinder pada benda kerja menggunakan mata bor berputar yang menekan material, sementara Milling (penggilingan/frais) adalah proses permesinan yang menghilangkan material dengan alat potong berputar (cutter) untuk membentuk permukaan datar, alur, atau kontur kompleks, dengan prinsip utama adalah gerak potong dari pahat putar dan gerak makan dari benda kerja (atau sebaliknya), menghasilkan berbagai geometri sesuai kebutuhan manufaktur.

Drilling (Pengeboran)

  1. Tujuan Utama: Membuat lubang berbentuk silinder atau lingkaran.

  2. Alat Potong: Mata bor (twist drill) dengan ujung tajam.

  3. Cara Kerja: Benda kerja ditekan ke mata bor yang berputar, material terpotong secara vertikal atau pada sudut tertentu.

  4. Fleksibilitas: Lebih terbatas, khusus untuk lubang.

Milling (Penggilingan)

  1. Tujuan Utama: Membuat permukaan datar, alur, kontur, dan bentuk kompleks lainnya.

  2. Alat Potong: Pisau frais (milling cutter) yang bisa berbentuk spiral (endmill) atau jenis lainnya.

  3. Cara Kerja: Benda kerja dijepit di meja mesin, alat potong berputar dan bergerak secara horizontal (sumbu X, Y) atau vertikal (sumbu Z) untuk memotong material.

  4. Fleksibilitas: Sangat tinggi, dapat membuat berbagai bentuk dan bahkan bisa melakukan proses seperti drilling (misalnya menggunakan slot drill).

Perbedaan Kunci

  1. Fungsi: Drilling fokus pada lubang, milling fokus pada pembentukan permukaan dan alur.

  2. Alat: Drilling pakai mata bor, milling pakai pisau frais.

  3. Gerakan: Drilling umumnya vertikal ke bawah, milling bisa bergerak ke berbagai arah (X, Y, Z) untuk membentuk objek.

  4. Singkatnya, jika Anda ingin membuat lubang, gunakan drilling. Jika Anda ingin membentuk, mengukir, atau membuat alur pada benda kerja dengan presisi dan variasi bentuk, gunakan milling.

Apa saja yang dapat difungsi kan oleh Orion Drilling & Milling model X6332U

  • Roda Gigi untuk pembuatan roda gigi tentu dapat dilakukan oleh mesin Milling namun secara bertahap dari gabungan teknik – teknik Pemotongan diatas.

  • Bidang Rata Datar dimana pisau berputar dan benda bergerak melakukan langkah pemakanan atau cutting pada bidang yang menghasilkan sisi rata pada bagian atas.

  • Bidang Rata Miring Menyudut untuk cara kerja nya sebenarnya hampir sama dengan poin pertama, namun perbedaan di Bidang Miring dapat dikerjakan dengan memiringkan benda kerja pada ragum.

  • Bidang Siku / persegi beraturan, pada bentuk siku atau bentuk – bentuk persegi misalnya membuat segienam, segiempat , dan sebagainya dapat dilakukan dengan mesin milling namun dengan alat bantu kepala pembagi. Untuk membuat bentuk beraturan dapat dilakukan pada posisi mendatar dengan menggunakan pisau khusus yaitu pisau endmill atau jika dilakukan dengan posisi tegak dapat dilakukan menggunakan pisau shellendmill.