TIPS MENCEGAH TIMBULNYA MASALAH PADA PLASMA CUTTING - Pengetahuan secara detail mengenai masalah apa saja yang mungkin terjadi pada mesin plasma cutting sangat perlu untuk dipelajari dan diketahui. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir atau mengurangi terjadinya masalah saat menggunakan plasma cutting dan yang terpenting proses produksi dapat terus berjalan. Persiapan yang matang juga dapat meminimalisir dan menghindari terjadinya kerugian. Persiapan dalam hal ini meliputi pengecekan material yang akan dipotong, setup/penyetelan, dan perawatan.
TIPS MENCEGAH TIMBULNYA MASALAH PADA PLASMA CUTTING

Berikut beberapa tips untuk mencegah timbulnya masalah pada mesin plasma cutting:
| 1. Penggantian Consumable Parts (part atau bagian yang terpakai habis) Secara Teratur |
|
Seperti pada kendaraan, penggantian oli mesin yang teratur akan lebih
murah dibanding mengganti mesin kendaraan. Begitu juga mesin plasma
cutting, akan lebih efektif mengganti consumable parts (elektroda,
swirler, dan nozzle) daripada mengganti torch. Jika consumable parts
yang seharusnya diganti namun tetap dipaksa untuk digunakan akan
mengakibatkan torch rusak. |
| 2. Memasang Torch Sesuai Aturan |
|
Jika ditangani dengan baik dan benar, torch bisa bertahan dalam waktu
yang cukup lama. Untuk memastikan coolant serta gas mengalir melalui
torch dengan benar dan kontak elektrikal yang terjadi berjalan dengan
baik, diperlukan pemasangan torch yang benar-benar pas dan tepat. Hal
yang penting juga adalah tidak boleh ada kontaminasi partikel dari luar
pada torch atau dengan kata lain ulir pada torch wajib benar-benar
bersih. Hal ini bisa diantisipasi ketika mengganti part, part harus
benar-benar disimpan di tempat yang bersih. |
| 3. Penggunaan Part yang Cocok dan Tepat |
|
Sesuaikan consumable parts dengan gas plasma dan ampere potong yang
digunakan. Jika penggunaan part tidak sesuai dengan jenis pekerjaannya,
maka bisa dipastikan kualitas potong akan berkurang dan umur mesin
plasma cutting berkurang. Jika ampere terlalu tinggi maka umur nozzle
akan berkurang secara drastis, begitupun sebaliknya, kualitas potong
akan berkurang jika ampere terlalu rendah. |
| 4. Menggunakan Pelumas dan Anti-Spatter Secukupnya |
|
Gunakan pelumas secukupnya pada O-ring. Sebelum memberikan campuran
anti-spatter pada parts, pelindung/shields harus dilepas. Pemberian
pelumas dan campuran anti-spatter yang berlebihan dapat mengkontaminasi
torch. Pelumas juga bisa mengkonduksi listrik yang akan mengganggu
torch. Ring swirl juga dapat tersumbat jika campuran berlebihan. |
| 5. Mempertahankan Standoff Secara Benar |
|
Standoff yang terlalu rendah ataupun terlalu tinggi bisa merusak torch
atau benda kerja. Jika standoff tidak tepat, arc tidak mampu mengalir
secara tepat. |
| 6. Menghindari Tumbukan/Tabrakan Torch |
|
Kerusakan torch dapat terjadi akibat tumbukan/tabrakan ataupun posisi
yang tidak tepat. Adapun beberapa cara untuk mencegah terjadinya
tumbukan/tabrakan torch, diantaranya pemisahan perangkat pemasang torch,
penggunaan Torch Height Control (THC), dan memprogram sistem pemotongan
agar material kerja tidak bersentuhan dengan torch. |
Penting untuk mengetahui beberapa tips di atas. Dengan cara pengoperasian yang baik dan benar, resiko kerugian waktu dan biaya dapat dicegah dan diatasi. Hasil yang baik serta umur mesin juga bergantung pada cara pengoperasian.
Penulis: STEFANUS
Editor: IQBAL

Related Articles