Contact Us | Sitemap | Language : English | Bahasa
Indotara

Sekilas tentang Transfer Cart

Editor: Arie

Transfer Cart adalah system alat transportasi industri yang digunakan untuk memindahkan barang berat atau material dari satu titik ke titik lain di dalam area pabrik, gudang, atau workshop. Biasanya alat ini berjalan di atas rel atau lantai pabrik yang mampu membawa beban sangat besar dan berat.
Transfer Cart umumnya di pakai untuk memindahkan berbagai jenis material seperti Coil Baja, Molding, mesin mesin besar, produk produk pabrik yang sudah setengah jadi atau pallet barang.
Industri yang banyak menggunakan Transfer Cart kebanyakan adalah yang bergerak di bidang manufaktur, pabrik baja, industry otomotif dan pergudangan.
Transfer Cart bekerja menggunakan beberapa system penggerak seperti Rail Guided atau Rail yang terpasang di lantai, Battery yang memudahkan pekerjaan jadi lebih flexible, dan Kabel Power atau Busbar dengan daya listrik sebagai powernya. Operator Transfer Cart bisa menjalankan alat ini dengan menggunakan Remote Control, Panel Control atau System Otomatis  atau AVG / Automation, dengan kapasitas Transfer Cart mulai dari 5 Ton sampai 20 Ton bahkan bisa lebih dari 100 Ton.
Transfer Cart memiliki beberapa komponen utama yang bekerja untuk menggerakan, mengontrol dan membawa barang.
1. Frame / chasis : struktur dasar dari Transfer Cart yang terbuat dari baja tebal untuk menahan beban berat. Design nya di sesuaikan dengan kapasitas beban Transfer Cart nya.
2. Roda dan Axle : sebagai penopang dan penggerak Transfer Cart. Roda berjalan di atas rail yang terbuat dari bahan PU atau Rubber Wheel. Ada 2 jenis roda yang digunakan yaitu Driven Wheel dengan penggerak menggunakan motor dan Idler Wheel sebagai penyeimbang yang bergerak bebas.
3. Motor Penggerak : berfungsi menggerakan roda, menggunakan tenaga AC atau DC. Tenaga yang dihasilkan oleh motor di distribusikan ke roda Gearbox.
4. Gearbox / Reducer : untuk mengurangi kecepatan motor dan meningkatkan Torsi agar Transfer Cart bisa menggerakan beban berat dengan stabil.
5. Power Supply : system power Transfer Cart ada beberapa pilihan yaitu menggunakan kabel power, menggunakan battery, system electric dengan busbar atau listrik langsung dari rail.
6. System Pengaturan Electric : mengatur start, stop, pergerakan dan kecepatan. Bisa menggunakan control panel, PLC atau inverter.
7. Control Device : operator alat ini bisa menggunakan remote control, pendant control atau system automatic (AGV Control ).
8. Safety Device : tentu saja dilengkapi alat keamanan untuk menjaga keselamatan kerja seperti emergency stop, limit switch, bumper sensor dan alarm peringatan saat Transfer Cart bergerak.

Kelebihan pemakaian system Transfer Cart ini mengurangi pemakaian Forklift di area kerja untuk beban sangat berat. Idealnya lebih stabil dan aman untuk beban dengan dimensi besar. Transfer Cart juga bisa di integrasikan dengan system produksi otomatis dan yang pasti lebih menghemat tenaga kerja.
Ada kebutuhan atau ada rencana mau pasang Transfer Cart? Jangan ragu hubungi Indotara Persada karena kami ahli nya alat bisnis dan industry selama lebih dari 20 tahun.